Koperasi Desa Merah Putih Banjarnegara Bersiap, Menkop Beberkan 3 Langkah

Banjarnegara, harian24news.id – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong percepatan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Langganan Berita Digital.

Dorongan tersebut disampaikan saat Menkop melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Susukan, Minggu (13/9/2026), sekaligus memberikan arahan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Panerusan Wetan dan jajaran koperasi se-Kabupaten Banjarnegara.

Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan kesiapan koperasi memasuki tahap operasional.

“Kita harus makin gerak cepat di lapangan untuk tahap operasionalisasi,” ujar Menkop di Susukan, Minggu sore (13/9).

Dalam agenda tersebut, Menkop didampingi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kemenkop Destry Anna Sari, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Banjarnegara Adi Cahyono, Ketua KDKMP Panerus Wetan Adi Wibowo, serta jajaran Forkopimda.

Pemerintah Dorong Koperasi Jadi Arus Utama Ekonomi

Dalam arahannya, Ferry menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembalikan koperasi sebagai salah satu kekuatan utama atau mainstream perekonomian nasional.

Koperasi diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta dalam memperkuat perekonomian nasional. Sewa Alat Berat.

Karena itu, pengurus KDKMP Panerusan Wetan maupun koperasi di seluruh Banjarnegara diminta segera mempersiapkan diri menghadapi sejumlah tahapan operasionalisasi yang akan dilakukan pemerintah.

Tiga Langkah Percepatan Operasional KDKMP

Menkop menjelaskan, Kementerian Koperasi menyiapkan tiga langkah konkret untuk mempercepat operasional KDKMP di lapangan.

Langkah pertama adalah sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit-unit usaha KDKMP. Sosialisasi tersebut ditujukan agar pengurus memahami mekanisme dan tahapan usaha yang akan dijalankan.

Tahap berikutnya berupa percepatan proses verifikasi dan validasi fisik bangunan gudang serta gerai.

Proses tersebut kemudian akan dilanjutkan hingga tahap penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST). Langganan Berita Digital.

Langkah ketiga adalah penempatan manajer profesional yang telah direkrut pemerintah.

Para manajer tersebut nantinya bertugas mengawal kegiatan operasional harian koperasi di masing-masing wilayah.

Percepatan tersebut diharapkan membuat KDKMP tidak hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi juga segera menjalankan kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Pemkab Banjarnegara Siap Dukung KDKMP

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyambut baik arahan Menteri Koperasi terkait percepatan operasional KDKMP.

Ia menyatakan jajaran pemerintah daerah hingga pemerintah desa siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut di wilayah Banjarnegara.

Menurut Amalia, koperasi desa dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Saya berharap KDMP ini bisa menjadi rumah bagi seluruh masyarakat desa untuk bisa mengoptimalkan hasil-hasil bumi, hasil-hasil lokal di wilayahnya masing-masing untuk bisa ditingkatkan nilai jualnya,” ungkap Bupati Banjarnegara.

Penguatan koperasi di tingkat desa dinilai dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Koperasi Nira Kamukten Tembus Pasar Jerman

Sebelum memberikan arahan kepada jajaran koperasi, Menkop juga meninjau kegiatan usaha Koperasi Produsen Nira Kamukten di Desa Susukan, Banjarnegara.

Dalam kunjungan tersebut, Ferry melihat langsung proses usaha sekaligus berdialog dengan pengurus koperasi.

Koperasi Nira Kamukten menjadi salah satu contoh pengembangan produk lokal yang telah berhasil memperluas pasar hingga mancanegara.

Koperasi tersebut diketahui telah melakukan ekspor produk olahan nira kelapa berupa gula semut ke Jerman.

Menkop mengapresiasi capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar produk koperasi Indonesia. Buka Peta Digital

“Koperasi ini sudah berhasil ekspor ke Jerman beberapa waktu yang lalu dan telah divalidasi oleh lembaga Fairtrade dari Inggris. Standar yang memadai ini sangat memungkinkan Koperasi Nira Kamukten untuk terus memperluas akses pasarnya ke berbagai negara lain dengan meningkatkan kapasitas produksi,” ujar Menkop.

Produk Lokal Didorong Berstandar Internasional

Keberhasilan Koperasi Nira Kamukten menembus pasar internasional menunjukkan bahwa produk berbasis potensi lokal memiliki peluang untuk bersaing di pasar global.

Namun, perluasan pasar tersebut juga membutuhkan konsistensi kualitas, standar produk, serta peningkatan kapasitas produksi.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi mendorong agar koperasi tidak hanya berorientasi pada penguatan usaha di tingkat lokal, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing produk hingga pasar internasional.

Percepatan operasional KDKMP di Banjarnegara pun diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem koperasi sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi desa.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pengurus koperasi, serta manajer profesional, KDKMP diharapkan dapat segera memasuki tahap operasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *