Binjai, harian24news.id-Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU mulai tampak merayap. Diantara nya SPBU, Tanah Tinggi Jl, Soekarno Hatta Binjai terlihat warga silih berganti menuju SPBU takut akan kelangkaan BBM mulai dari Subuh hingga ke esokan hari nya. Suasana antrian panjang tersebut tercatat lebih dari 24 jam. Juma’at (6/3).
Peristiwa tersebut kemungkinan berkaitan dengan penutupan selat Hurmuz di perairan laut Iran yang sudah beberapa hari lalu gejolak perang Israel- US. Yang mana di kabarkan selat tersebut merupakan urat nadi perdagangan minyak dunia, hingga kapal tengker tidak bisa melintas selat itu.
Sebelum nya juga pernyataan Mentri ESDM, yang si lansir media digital menyebutkan cadangan stok BBM Indonesia hanya sampai 20 hari kelender kedepan. Sehingga menjadi tanda tannya dan kepanikan, sebab BBM merupakan sumber utama kehidupan.
Kepala Bagian Prekonomian, Kabag Perek Pemko Binjai, Andi Afandi, melalui selular nya mengatakan, pihak masih memantau situasi BBM dan menunggu komfirmasi Pemprovsu tentang perubahan penyaluran kuota BBM ke SPBU di sejumlah wilayah. Namun belum bisa di rincikan berapa pengurangan yang di lakukan Pertamina.
“kita terus mengawasi informasi perkembangan yang terjadi,” ujar Andi Afandi. (**)





