Teks. Foto: Terlihat enjoy para pengunjung diskotik Marcopolo. (harian24news.id/Ist)
Sumut, harian24news.id-“Diduga Forkopimda Sumut Tak Punya Nyali Tutup Marcopol Harga Kancing Dijual 300 Ribu Sudah Bisa Enjoy di Dalam Bebas Tanpa Hambatan, Dimana Direktorat Narkoba Poldasu, kenapa ada pembiaran hingga kini diskotik tersebut masih buka dengan bebas menjual kancing dan si putih,”sambung sejumlah Warga Masyarakat Provinsi Sumatra Utara, Jumat (08/08/2025).
“Kami Masyarakat Sumatra Utara merasa heran kepada Forkopimda Sumut, kenapa THM marcopolo dan THM duku dan THM lainnya semakin menjamur di Sumut, kenapa tidak ada tindakan positif dari Forkopimda dan Direktorat Narkoba Poldasu, dimana mereka ketika Masyarakat meminta atensi dari mereka. Selama ini kami mengeluh kenapa ada pembiaran dimana anak bangsa ini bebas memakai kancing didalam diskotik tersebut dengan harga 300 ribu rupiah per butir, ini sungguh miris jika ada pembiaran, kami menduga Forkopimda Sumut tidak punya nyali menutup tempat tersebut,” masih sambung narasumber kepada harian24news.id.
“Kami berharap pihak pemerintah khususnya Forkopimda Provinsi Sumatra Utara bersama Direktorat Narkoba Poldasu melakukan tindakan terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) marcopolo dan diskotik duku yang bertempat kawasan perbatadan langsung dengan Kota Binjai, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara.
“Semoga keluh kesah Warga Masyarakat di dengat oleh Forkopimdasu dan pihak terkait lainnya agar menjadi atensi bersama,”tutup Huma selaku Warga Masyarakat kepada harian24news.id, (08/08/2025).
Sementara itu, Forkopimda Sumut melalui Gubernur Sumatra Utara Boby Nasution, berjanji akan menutup segala bentuk tempat’tempat yang terindikasi dengan segala bentuk narkoba di Wilayah kerjanya dan mengatakan Sumut nomor 1 penguna narkoba.
“Dalam rangka bulan kemerdekaan ini esekusi tangkap yang terapiliasi narkoba. Yang menjadi permasalahan Kita Sumut adalah tingkat nomot 1 penguna narkoba kami juga mengajak semuanya Forkopimda Sumut dalam bulan kermerdekaan ini tempat yang menjadi sarang narkoba harus kita musnahkan oleh karena itu mari kita buktikan kalau sumut bisa merdeka dari narkoba,”cetus Boby Nasution beberapa waktu yang lalu.
Hingga berita ini tayang, pihak pemilik THM Diskotik Marcopolo dan piham THM Diskotik Duku saat hendak dikonfirmasi belum belum bisa ditemui dan belum memberikan klarifikasi. (**)





