Waspada Akun Palsu Mengatasnamakan BRI, BO Stabat Tegaskan BRI Tidak Pernah Tawarkan KUR Secara Online

Langkat, harian24news.id-Maraknya akun palsu dan modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menjadi perhatian. Menyikapi hal tersebut, BRI Branch Office (BO) Stabat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai informasi maupun penawaran pinjaman yang beredar di media sosial, aplikasi pesan instan, maupun platform digital lainnya.

Branch Office Head (BOH) BRI BO Stabat, Ramlan, kepada awak media pada Sabtu (27/6/2026), menegaskan bahwa BRI tidak pernah memberikan penawaran pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara online melalui akun media sosial, tautan, maupun nomor WhatsApp yang tidak resmi.

“Kami mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap akun palsu yang mengatasnamakan BRI. Jangan mudah percaya apabila ada pihak yang menawarkan pinjaman KUR secara online dengan menjanjikan proses cepat atau meminta sejumlah biaya di awal,” ujar Ramlan.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR BRI dilakukan melalui jalur resmi BRI dengan petugas yang berwenang di kantor layanan BRI. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi maupun data perbankan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.

Ramlan juga mengingatkan agar nasabah selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima sebelum mengambil tindakan.

“Tetap waspada, cek kembali setiap informasi yang kamu dapat. Apabila masih ragu, segera hubungi kontak resmi BRI atau datang langsung ke kantor BRI terdekat agar memperoleh informasi yang benar,” tegasnya.

BRI juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah membagikan data rahasia seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi pribadi lainnya kepada siapa pun. Permintaan data tersebut merupakan salah satu ciri umum modus penipuan yang mengatasnamakan institusi perbankan.

Melalui edukasi yang terus dilakukan, BRI BO Stabat berharap masyarakat semakin memahami berbagai modus penipuan digital sehingga dapat terhindar dari aksi kejahatan siber yang merugikan.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk hanya memperoleh informasi melalui kanal resmi BRI serta selalu memastikan keaslian akun maupun informasi sebelum melakukan transaksi atau mengajukan layanan perbankan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *