Terkait Sistim Pendidikan, Joko Basuki Harap Pimpinan Pusat Dan Daerah Cari Solusi

 

Tek Foto : Anggota DPRD Binjai Komisi B dari Fraksi Gerindra Joko Basuki(harian24news.online/Syahril)

 

 

Binjai,harian24news.online-Menyahuti keluhan rakyatnya terkait sistim pendidikan dimasa Covid-19, Joko Basuki menyampaikan kepada Pimpinan Pusat dan Daerah agar kiranya bisa mencari solusi demi generasi penerus anak bangsa.

” Kepada Pimpinan Pemerintahan dan Wakil Rakyat di DPR-RI baik dipusat, Provinsi maupun didaerah, saya selaku anggota DPRD Binjai bermohon, mari sama-sama kita dengarkan dan kita pikirkn dari apa yang disampaikan oleh masyarakat untuk kita jadikan kebijakan kita mencari solusinya.

Persoalan penerapan proses belajar mengajar secara Online sistim daring yang diterapkan, banyak sebahagian masyarakat yang tidak paham, inilah yang menjadi persoalannya terang Joko Basuki.

Dikatakan Politisi Partai Gerindra ini, “Kalau saya sih semisal solusinya, apakah itu dibuat sistim waktu, maksudnya diatur waktunya, dan kurangi jumlah murid didalam kelas, misalnya cukup 10 orang didalam kelas, 3 hari sekali bergantian dengan temanya, yang penting bisa didalam kelas.

Nah sebelum ditempati, tentunya terlebih dahulu tiap ruang kelas sekolah itu kita semprot cairan Disinfektan, ini solusi dari saya, ya mungkin juga ada solusi yang lain dari teman-teman kita.

Yang ada di DPR-RI, DPRSU, DPR Daerah dan juga kepada pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah  kata Joko Basuki kepada awak media Rabu siang (22/7/20) digedung DPRD Binjai sembari mengatakan hatinya sangat tersentuh dan terpanggil untuk meneruskan pesan keluhan masyarakat ini.

Joko Basuki menerangkan, berikut inilah pesan dari masyarakat yang disampaikan melalui Washap untuk disampaikan yang berisikan, ” kepada Yang terhormat Bapak/Ibu Pimpinan daerah dan pusat, saya mewakili walimurid seluruh indonesia”.

” Yang Insya’Allah satu suara, tolong dengan sangat buka kembali sekolah untuk anak-anak kami, kami tidak semua paham dan ngerti cara belajar online,kami tidak selalu punya uang untuk beli paket data.

Dengan adanya belajar online tidak membuat anak mengerti dengan mata pelajaran, malah tambah goblok, malas dan tidak disiplin, bahkan yang lebih parah mempercepat anak mengalami kebutaan dini karena kebanyakan mengantongi ponsel.

Apa ini yang dinamakan solusi bapak/ibu yang terhormat tolong dipertimbangkan lagi dengan kebijakan yang kalian ambil, belum lagi aktifitas kami dibatasi dengan ancaman covid-19, sementara beratnya beban hidup kami seolah-olah tak kalian pedulikan.

Jika sekolah terus ditutup, apa jadinya dengan anak-anak kami, sementara Pasar bebas ramai, berkerumunan tanpa kuwatir terpapar Covid, pantai dan tempat wiisata dibuka, tempat hiburan dibuka,pesawat penuh sesak dengan penumpang, Mall juga dibuka, tapi mengapa sekolah ditutup.

Hanya karena takut terpapar Covid, tolong bapak ibu bukalah lagi sekolah kami tempat anak-anak kamk menuntut ilmu, tempat dimana anak bertemu kawan dan guru,sementara kami dirumah sebagai orang tua direpotkan dengan pekerjaan rumah.

Belum lagi memenuhi kebutuhan sehari-hari ditambah lagi dengan direpotkan dengan mengerjakan materi buku yang ada ditema, yang bukan kapasitas kami,karena memang itu diluar kemampuan kami.

Saya mohon kepada Bapak/ibu dan pimpinan yang terhormat,tolong buka kembali sekolah kami, jangan sampai menunggu yang tidak diharapkan dan terhalangi disaat ini.

Begitulah pesan rakyat kepada pemimpin-pemimpin dinegeri kita ini, yah mudah-mudahan keluhan rakyat kita ini bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk mencari solusi dalam mengatasi persoalan ini harap Joko Basuki.(Syahril)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *