Tagana Kota Binjai Berhasil Mengevakuasi Jenajah Seorang Santri

Binjai, harian24news.com – Tagana Kota Binjai berhasil mengevakuasi salah seorang santri Pesantren Ustman Bin Affan, yang tewas tenggelam usai mengikuti kegiatan pencak silat di aliran sungai Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Binjai, Senin (26/11).

Setelah diketahui, Korban bernama Muhammad Hafizh (14) warga Desa Seintis Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang tersebut ditemukan tewas pertama kali oleh seorang saksi bernama Korongan Sitepu (38) warga Beguldah II Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan, Binjai, berserta Tim Tagana Pantai Beguldah, pada Minggu 25 November sekira pukul 16:00 WIB.

Pihak kepolisian Polres Binjai, terkait kronologis tewasnya seorang santri tersebut bermula ketika korban bersama rekan-rekan nya hendak mandi di sungai, seusai mengikuti kegiatan pencak silat di Tanah Lapang Merdeka Kota Binjai, Sumatra Utara.

Oleh karena itu, korban bersama para santri lainnya berangkat ke area pemandian Pantai Beguldah. Namun, ketika korban mencoba berenang di aliran sungai Baguldah, diduga korban tidak dapat meraih pinggiran sungai disebabkan arus yang cukup deras hingga korban tenggelam dan membuat Tim Tagana kualahan mencari Jenajah korban.

Tak tinggal diam, Tagana Kota Binjai berhasil mengevakuasi dari dalam sungai sesaat dihubungi kepala rombongan atas nama Khoirul (36) warga Jalan Jatian Gang Mesjid, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percit Sei Tuan, Deli Serdang, langsung menghubungi Tim Tagana.

Tim Tagana Kota Binjai tidak tinggal diam, langsung melakukan pencarian korban diperkirakan lebih dari lima jam lamanya, akhirnya Tim Tagana dibantu warga, berhasil menemukan Muhammad Hafizh dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak SIK, melalui Kasubbag Humas Polres Binjai IPTU Siswanto Ginting, ketika dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa tersebut dengan mengatakan pihaknya sudah mengambil data dan keterangan beberapa orang saksi dan membawa korban ke RSU. Dr Djoelham Binjai guna dilakukan otopsi.

“Ya, Benar kita ada terima laporan terkait tewasnya seorang santri bernama Muhammad Hafizh, karena terbawa derasnya arus sungai, dan Tim Tagana sudah ada dilokasi guna mengevakuasi korban. Selain itu kita telah ambil keterangan dari beberapa orang saksi,” ujar Siswanto Ginting selaku Kasubbag Humas Polres Binjai dalam keterangannya kepada harian24news.com, Senin (26/11/18). Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *