Pemko Binjai Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Dengan Kementerian Dalam Negeri Secara Virtual

Teks. Foto: Pemko Binjai saat menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dengan Kementerian Dalam Negeri secara virtual. (harian24news.id/Ist)

Binjai, harian24news.id-Dalam rangka pengendalian inflasi di Indonesia termasuk di daerah, Pemko Binjai diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako Binjai Drs. Meidy Yusri hadiri gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, di Binjai Command Center, Senin (21/11/2022).

Rakor yang diikuti oleh Bupati dan Walikota se-Indonesia ini dipimpin secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian dan dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Binjai Ernawati, SH., M.AP., Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dr. Harimin Tarigan, S.Si.T., S.IP., MH. MM., Kabag Perekonomian Setdako Binjai Andi Affandi, serta perwakilan Polres Binjai.

Mengawali sambutannya, Tito mengatakan bahwa inflasi daerah saat ini menjadi isu yang sangat penting, karena permasalahan inflasi tersebut mengakibatkan dampak yang besar bagi beberapa negara, termasuk Indonesia.

Namun bagi Indonesia sendiri, lanjut Tito, saat ini pertumbuhan ekonomi sosial yang ditentukan oleh kinerja dari pemerintah pusat dan seluruh stakeholders didaerah lainnya, mengalami pencapaian pertumbuhan ekonomi dengan angka yang positif yaitu 5,72% di kuartal ketiga.

Dimana untuk bulan Oktober, Inflasi Indonesia sebesar 5,71%, ini menunjukkan sesuatu yang bagus dibandingkan Bulan September mengalami inflasi sebesar 5,95%, artinya ini mengalami penurunan, berkat capaian dari hasil semua kerjasama dari pemerintah pusat dengan pemerintah daerah lainnya.

Mendagri pun mengimbau kerjasama dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah untuk terus menjaga penurunan inflasi ini. “Untuk itu, kita patut bersyukur, inflasi kita turun secara nasional, akan tetapi kita tetap jangan sampai lalai, untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya kenaikan pada November dan Desember ini, mari bangun kolaborasi dan koordinasi antara Pusat, Provinsi, Kabupaten dan kota lainnya agar tetap terus terjaga,” ucap Tito. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *