Pasca Banjir, Pemko Binjai Melalui BPBD Dirikan 4 Dapur Umum

 

Teks Foto : petugas Dapur Umum BPBD Binjai sedang menyiapkan kebutuhan makanan di Pos I Rambung Barat untuk warga yang terdampak banjir.(harian24news.online/Syahril)

 

 

Binjai,harian24news.online-
Pasca Banjir yang melanda sebagian wilayah Kota Binjai, Rabu (30/9/20), Pemko Binjai melalui BPBD Binjai mendirikan 4 dapur umum untuk warga yang terdampak bencana banjir.

Ke 4 Dapur Umum yang didirikan sekaligus sebagai Posko Penanggulangan Bencana, sebagai Pos I di samping Kantor Lurah Rambung Barat, kemudian di Pabrik Getah Rambung Barat sebagai Pos 2, sedangkan Pos 3 di Pantiasuhan Rambung Timur dan Pos 4 Di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Setia.

Hasil Update Data Terkini Bencana Banjir, ada jumlah penambahan data warga yang terdampak banjir kata Kepala BPBD Binjai Ahmad Yani,S.STP,MAP kepada awak media Rabu (30/9/20) di lokasi Posko I Kelurahan Rambung Barat.

Di Kecamatan Binjai Selatan sebelumnya yang terdata dampak banjir 4 Kelurahan, kini bertambah satu menjadi 5 Kelurahan yaitu Kelurahan Tanah Merah.

Adapun jumlah KK yang terdampak Banjir di 6 Kelurahan ini, Untuk Kelurahan Rambung Barat 200 KK, Kelurahan Rambung Timur 54 KK, Kelurahan Rambung Dalam 10 KK, Kelurahan Binjai Astate 33 KK dan Kelurahan Tanah Merah 50 KK.

Untuk Kecamatan Binjai Kota, di Kelurahan Setia 500 KK, Kelurahan Kartini 50 KK dan Kelurahan Satria 3 Kak, jadi total jumlah warga yang terdampak dari 2 Kecamatan di 8 Kelurahan sebanyak 900 KK/3.656 Jiwa.

Saat ini sambung Ahmad Yani, petugas dapur umum sedang menyiapkan makanan untuk segera didistribusikan oleh Satgas BPBD kemasyarakat yang terdampak.

Sementara Lurah Rambung Barat Edy Pebruanto terkait banjir mengatakan, bahwa banjir yang datang ini merupakan banjir tahunan.

Bagi warga saya yang kini sedang terkena musibah banjir harap bersabar dan tetap tawakal, pemerintah berupaya berbuat yang terbaik dalam menangani situasi ini.

Saya juga menghimbau kepada masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar jangan buang sampah sembarangan, jadikan ini pelajaran dan cobaan untuk kita jelas Edy Pebruanto.(Syahril)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *