Malam Tadi, Ada Tabrakan Beruntun Mengakibatkan Satu Bocah Meninggal Dunia

 

Teks. Foto : Odong-odong bermuatan belasan orang yang tertimpa oleh Dum Truck bermuatan material di Jalan Tengku Amir Hamzah, Malam Tadi. (harian24news.online/Siswanto Ihsan

 

Binjai, harian24news.online- Diperkirakan Satu orang bocah meninggal dunia dan 15 lainnya terluka parah, saat terjadi insiden kecelakaan lalu-lintas beruntun yang melibatkan dua truk dan sebuah kendaraan modifikasi jenis odong-odong di Jalan Tengku Amir Hamzah, Pasar III Tandam, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sabtu (22/2) malam tadi.

Korban meninggal diketahui seorang bocah laki-laki, tidak lain salah seorang penumpang odong-odong. Bocah malang tersebut teridentifikasi bernama Rizki (7), salah seorang warga Jalan Sukaramai, Dusun I, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang.

Sedangkan korban luka sebanyak 15 orang. Mereka terdiri dari pengemudi odong-odong dan istrinya, 12 anak penumpang odong-odong, serta salah satu sopir truk. Salah satu korban luka menderita patah tulang, atas nama Zulfikar (11), warga Jalan Sukaramai, Dusun I, Desa Tandam Hulu II.

Pasca kejadian itu, korban meninggal ditempatkan di Kamar Jenazah RSUD Dr RM Djoelham Kota Binjai. Sedangkan seluruh korban luka saat ini dirawat secara terpisah di beberapa rumah sakit dan klinik kesehatan terdekat.

Informasi dihimpun wartawan dilokasi, kecelakaan maut tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 19.45 wib. Lokasi kejadian itu sendiri berdekatan langsung dengan Depot LPG PT Pertamina (Persero) Tandam, dan gedung eks Hotel Salabintana, Kota Binjai.

Sebelum terjadi tabrakan, diketahui truk Mitsubishi Coltdiesel bermuatan kerikil melaju kencang dari arah Stabat menuju Binjai. Sedangkan dari arah berlawanan, turut pula melaju dalam kecepatan tinggi kendaraan sejenis yang juga mengangkut kerikil.

Nasib naas, ketika masing-masing truk melintas tepat di depan Masjid Al Fallah, Pasar III Tandam, justru kedua kendaraan besar tersebut terlibat tabrakan, hingga membuat keduanya terhempas ke tepi jalan.

Malang, badan truk bermuatan kerikil justru menabrak dan menimpa odong-odong sarat penumpang dalam bentuk modifikasi sepeda motor Honda Supra BK 5666 GW, yang kebetulan melintas dari arah Binjai menuju Stabat.

Pengemudi odong-odong sendiri diketahui bernama Nuriadi (41), bersama istrinya, Nina Santi (36), warga Jalan Sukaramai, Dusun I, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparanperak. Dia mengendarai kendaraan wisata itu bersama istrinya Nina Santi (36).

Akibat kejadian itu, satu penumpang odong-odong seketika meninggal dunia. Sementara salah satu sopir truk, berikut pengemudi odong-odong, dan istrinya, serta 12 penumpang mengalami luka-luka. Beruntung satu penumpang odong-odong berhasil selamat, setelah sempat lompat menghindar.

“Yang pasti, korbannya ada banyak. Perkiraakan kami ada lebih dari 16 orang. Soalnya yang naik odong-odong penuh. Kebanyakan anak-anak, yang semuanya itu orang Pasar II (Tandam),” sebut Imah, salah seorang warga setempat.

Pasca kecelakaan itu, puluhan warga bergotong-royong membantu proses evakuasi seluruh korban, dan selanjutnya membawa mereka ke sejumlah rumah sakit dan klinik kesehatan terdekat. Sebaliknya korban meninggal dibawa menuju Kamar Jenazah RSUD Dr RM Djoelham, Kota Binjai.

Sesaat setelah peristiwa itu dilaporkan, petugas kepolisian dari Polsek Binjai Utara dan Unit Laka Satlantas Polres Binjai, segera mengamankan lokasi kejadian, sembari mengumpulkan keterangan para saksi mata dan mengatur arus lalu-lintas yang sempat macat lebih dari dua kilometer.

Di sisi lain, regu penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Binjai turut pula diperbantukan guna melakuan proses evakuasi korban dan ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Saat ini, seluruh pihak terkait, berikut barang bukti tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mako Satlantas Polres Binjai. Kasus ini sendiri masih ditangani Tim Penyidik Unit Laka,” ungkap Kapolsek Binjai Utara Kompol Feryana saat dikonfirmasi Wartawan malam tadi, Sabtu (22/2/20).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *