Anto Geovani (Aheng) Kena Tipu Mafia Tanah 445 Juta

 

Teks Foto : Jalannya persidangan kasus dugaan penipuan dengan terdakwa Muhlisin yang diduga seorang mafia tanah(harian24news.online/Syahril)

 

 

Binjai, harian24nes.online-Terdakwa Muhlisin diduga seorang Mafia tanah yang mengaku dapat melobi PTPN II untuk melepas lahan Eks HGU di Sumatera Utara kembali memakan korban.

Kali ini korbanya adalah Anto Geovani atau biasa disapa Aheng, yang merupakan seorang pengusaha di Kota Binjai, Sumatera Utara, iya mengaku telah rugi hingga Rp 455 juta.

Hal ini terungkap dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Kamis (16/7/20), pria yang akrab disapa Aheng tersebut menyadari, bahwa seluruh surat – surat PTPN II yang ditunjukkan Muhlisin kepadanya diduga dipalsukan.

Dia menceritakan permasalahan itu bermula saat Aheng sedang mencari lahan untuk dijadikan gudang. Kemudian, Muhlisin mengaku dapat melepas lahan PTPN II di daerah Megawati, Kabupaten Deliserdang.

“Saya curiga surat dari PTPN II yang selalu diperlihatkan dia (Muhlisin) itu palsu. Makanya saya tidak jadi melanjutkannya,” kata Aheng di PN Binjai, Kamis 16 Juli 2020.

Kemudian Aheng meminta kembali uang yang sudah diberikannya kepada Muhlisin namun tidak diberikan. “Saya akhirnya laporkan kasus ini ke polisi,” ujarnya.

Ketua majelis Hakim Dedy mengkonfrontir langsung pernyataan tersebut kepada Muhlisin. “Apa benar terdakwa apa yang disebutkan saksi tadi,” tanya hakim.

Mendengar pernyataan Aheng, Muhlisin hanya menganggukkan kepalanya saja. Kemudian, majelis hakim menutup persidangan dan akan dilanjutkan Kamis depan (23/720).(Syahril)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *